Buah Bit untuk Darah Rendah: Menaikkan atau Justru Menurunkan Tensi?

Buah bit untuk darah rendah bukan pilihan yang tepat bila yang Anda maksud adalah hipotensi, yaitu tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Penelitian justru menunjukkan nitrat dalam bit cenderung menurunkan tekanan darah, bukan menaikkannya. Efek ini sudah terlihat pada orang dengan tekanan darah normal. Banyak orang juga menyamakan “darah rendah” dengan “kurang darah” (anemia), padahal keduanya berbeda dan penanganannya tidak sama. Kami di Herbal Bit merangkum data risetnya agar Anda tahu apa yang bisa dan tidak bisa diharapkan dari bit, serta kapan perlu berhati-hati.

Apa sebenarnya yang disebut darah rendah?

Hipotensi: angka di bawah 90/60

Menurut artikel Tim Promkes RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten di situs Kemenkes, tekanan darah normal berada di antara 90/60 dan 120/80 mmHg. Satuan mmHg adalah milimeter air raksa, ukuran standar tekanan darah. Kemenkes menyatakan: “Seseorang dikatakan hipotensi jika memiliki tekanan darah di bawah 90/60 mm/Hg.” (Kemenkes). Dalam bahasa sehari-hari kondisi ini disebut tensi rendah.

Hipotensi bukan anemia

Di masyarakat, “darah rendah” sering berarti dua hal. Pertama hipotensi, yaitu tekanan darah rendah. Kedua anemia atau “kurang darah”, yaitu kadar hemoglobin (pigmen pengangkut oksigen di sel darah merah) yang rendah. Good Doctor menegaskan bahwa darah rendah tidak sama dengan kurang darah (Good Doctor). Halodoc juga membedakan keduanya (Halodoc). Memahami perbedaan ini penting karena bit dikaitkan dengan kedua kondisi tersebut.

Bagaimana bit memengaruhi tekanan darah?

Bit kaya nitrat, senyawa yang diubah tubuh menjadi nitrat oksida. Nitrat oksida adalah zat yang melemaskan dan melebarkan pembuluh darah. Pembuluh yang lebih lebar membuat tekanan di dalamnya cenderung turun.

Seberapa besar penurunannya?

Meta-analisis (gabungan hasil banyak penelitian) terhadap 22 uji acak di Advances in Nutrition (2017) menemukan jus bit menurunkan tekanan sistolik (angka atas) 3,55 mmHg dan diastolik (angka bawah) 1,32 mmHg dibanding kontrol (sumber). Uji crossover tahun 2025 di European Journal of Nutrition mendapati 140 mL jus bit, setara sekitar 14 mmol nitrat, menurunkan sistolik rata-rata 7 mmHg dan diastolik 6 mmHg dibanding plasebo (sumber). Judul studi itu menyoroti perbedaan respons antarindividu, jadi hasilnya tidak seragam pada semua orang.

Apakah efeknya muncul juga pada tekanan darah normal?

Ya. Pada 12 lansia sehat berusia 60 sampai 70 tahun yang minum jus bit pekat selama tiga hari, tekanan sistolik turun dari 120 menjadi 115 mmHg dan diastolik dari 73 menjadi 70 mmHg dibanding plasebo (studi acak silang di PubMed). Angka akhirnya masih normal, tetapi penurunannya terjadi pada orang yang tidak punya hipertensi.

Seberapa cepat dan kapan puncaknya?

Studi Queen Mary University of London di jurnal Hypertension (2010) mencatat penurunan sistolik maksimal sekitar 5,4 mmHg setelah minum 250 mL jus bit, dengan puncak sekitar 3 jam setelahnya (ringkasan NutraIngredients-USA). Prof. Amrita Ahluwalia menyebut bahwa “higher the blood pressure at the start of the study the greater the decrease”. Dengan kata lain, makin tinggi tekanan awal, makin besar penurunannya. Artinya efek pada orang bertekanan rendah kemungkinan lebih kecil, tetapi arah efeknya tetap menurun, bukan naik.

Kalau begitu, kenapa banyak artikel bilang bit baik untuk darah rendah?

Beberapa artikel kesehatan Indonesia memasukkan jus bit dalam daftar jus untuk darah rendah. Alodokter, misalnya, menyebut kandungan bit baik bagi jantung dan ginjal sehingga tekanan darah tetap stabil (Alodokter). Good Doctor menyebut folat (vitamin B9) dipercaya membantu darah rendah, tetapi penelitiannya masih perlu ditelaah lebih jauh (Good Doctor).

Kami belum menemukan uji klinis bit pada penderita hipotensi. Jadi kesimpulan “bit tidak menaikkan tensi” bertumpu pada mekanisme dan arah efek studi di atas, bukan pada uji langsung pada pasien hipotensi. Anggap klaim “bit menaikkan tensi” belum punya dasar riset yang kuat.

Siapa yang perlu berhati-hati dengan bit?

Medical News Today mengingatkan: “Low blood pressure, which is known as hypotension, can be serious in some cases.” (Medical News Today). Gejala berat yang tidak membaik saat duduk atau berbaring butuh bantuan medis segera.

Orang yang sudah bertekanan rendah dan bergejala (pusing, lemas, hampir pingsan) sebaiknya tidak menambah sesuatu yang cenderung menurunkan tekanan. Orang yang minum obat tekanan darah perlu bertanya ke dokter karena efeknya bisa saling menambah. Peringatan tentang interaksi dengan obat disfungsi ereksi dan obat nitrat jantung juga beredar di sejumlah blog kesehatan. Kami belum menemukan sumber primernya, jadi tanyakan ke dokter atau apoteker, bukan mengandalkan blog.

Yang lebih membantu untuk darah rendah

Menurut Alodokter, penanganan hipotensi bergantung pada penyebabnya dan metode utamanya adalah perubahan pola makan dan gaya hidup. Contohnya mencukupi minum (minimal 8 gelas sehari), berolahraga teratur, dan tidak menjalani diet rendah garam yang terlalu ketat (Alodokter). Jika gejala tidak mereda, periksakan ke dokter untuk mencari penyebabnya.

Dalam praktik, yang sering terjadi adalah orang langsung mencari satu makanan “penaik tensi” tanpa memeriksa penyebabnya. Di sinilah Herbal Bit memosisikan bit sebagai pelengkap menu sehat, bukan pengganti pemeriksaan atau penanganan medis.

Bagaimana dengan bit untuk anemia?

Bit sering dianggap penambah darah karena warnanya merah. Warna itu berasal dari pigmen betalain, bukan zat besi. Menurut Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017, 100 gram bit hanya mengandung sekitar 1 mg besi (dikutip dalam repositori Poltekkes Medan). Anemia perlu pemeriksaan dan penanganan dokter, bukan sekadar menambah bit di menu.

FAQ

Apakah bit bisa menaikkan tensi?

Tidak ada dasar riset kuat untuk itu. Studi yang ada menunjukkan bit cenderung menurunkan tekanan darah, bahkan pada orang bertekanan normal.

Belum ada uji klinis pada penderita hipotensi. Jika Anda sering pusing atau lemas karena tensi rendah, sebaiknya konsultasi dokter dulu.

Darah rendah umumnya berarti hipotensi, yaitu tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Kurang darah berarti anemia, yaitu hemoglobin rendah. Pemeriksaannya berbeda.

Efeknya bisa saling menambah. Konsultasikan dengan dokter sebelum rutin minum, dan jangan menghentikan obat sendiri.

Kesimpulan

Bit tidak terbukti menaikkan tekanan darah rendah. Riset justru menunjukkan arah sebaliknya: penurunan sekitar 3 sampai 7 mmHg pada tekanan sistolik, yang bisa terjadi bahkan pada orang bertekanan normal. Jika Anda sering pusing atau lemas, periksakan dulu apakah itu hipotensi atau anemia, lalu ikuti saran dokter. Jika Anda ingin mengenal olahan bit sebagai bagian dari menu harian yang seimbang, kunjungi Herbal Bit.

Ahmad Rizky Pratama
Ahmad Rizky Pratama

Ahmad Rizky Pratama adalah penulis konten yang memiliki ketertarikan pada dunia kesehatan alami, herbal, dan pemanfaatan bahan-bahan alami untuk mendukung gaya hidup sehat. Ia senang mengulas berbagai informasi seputar manfaat buah bit, kandungan nutrisi, ekstrak herbal, serta cara mengonsumsinya. Melalui artikel yang informatif dan mudah dipahami, Ahmad berupaya membantu pembaca mengenal potensi bahan alami sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Articles: 3

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *